Cara Sablon Kaos Part 4

sablon kaos murah

CARA SABLON KAOS PART 4

Sablon Kaos Bekasi – jasa sablon kaos baju bordir murah di Bekasi. Ga terasa belajar cara sablon kaos sudah sampai part 3, masih semangat buat belajar lagi ? Sablon kaos bekasi akan memberikan materi cara sablon kaos selanjutnya supaya kamu bisa menghasilkan sabon kaos murah

5. Proses Afdruk (Pengembangan screen)
Apabila lapisan telah kering, kita bisa segera melakukan penyinaran atau expose. Dibutuhkan cahaya yang bagus untuk proses ini, bisa dengan bantuan matahari atau peralatan penyinaran yang biasanya berupa kotak yang bagian atasnya adalah kaca bening dan lampu tembak khusus di dalamnya(meja tembak). Kita bisa menggantikan lampu tembak tersebut dengan beberapa lampu neontetapi waktu penyinaran akan sedikit lebih lamadibandingkan dengan lampu tembak tadi.

Tempatkan film di atas permukaan screen bagian luar. Pastikan untuk menempatkan film pada posisi yang sesuai dengan penempatan gambar pada media cetak. Ini bisa dilakukan dengan memberi tanda register pada screen dengan pensil atau pena yang disesuaikan dengan tanda register pada film(jika tanda register ini nanti ikut tertembak, bisa ditutup lagi dengan ulano kemudian). Filmharus ditempatkan dalamposisi permukaan terbalik, sehingga (jika ada) tulisan yang menghadap kita “tidak terbaca” atau istilahnya di-mirror (kecuali kita sengaja ingin membuat cetakan terbalik).

Catatan : fungsi film disini adalah sebagai penghalang sinar mengenai lapisan emulsi pada screen. Lapisan emulsi yang terkena sinar akan mengeras, melekat kuat dan menutupi pori-pori screen. Lapisan screen yang tidak terkena sinar nantinya akan rontok bila disemprot dengan atau terkena air.

Lekatkan film pada permukaan screen dengan bantuan isolatif bening. Tempatkan bagian luar screen yang telah ditempeli film tadi diatas permukaan kaca meja tembak. Pastikan bahwa antara kaca dan permukaan screen tidakada jarak sedikitpun untuk menghindari distorsi. Untuk ini kita bisa menambahkan beban pada bagian dalamscreen yang merata dan cukup untuk membuat permukaan screen benar-benar tidak berjarak dengan kaca.

Jika menggunakan mesin meja tembak khusus, kita tidak membutuhkan hal itu, karena mesin meja tembak khusus biasanya sudah dilengkapi dengan sedot vakum untuk menekan screen. Setelah semuanya siap, penyinaran bisa segera dilakukan.

Lamanya waktu penyinaran bergantung pada bahan emulsi, tingkat kerapatan screen dan sumber cahaya yang kita gunakan. Sekalilagi ini pun membutuhkan percobaan-percobaan untuk menemukan kombinasi yangbenar-benar tepat. Seringkali kegagalan atau masalah ditemui pada tahap ini, jadipenting bagi kita untuk lebih memahaminya melalui serangkaian latihan dan percobaan. Tetapi umumnya waktu penyinaran normal berkisar antara 3 hingga 5 menit, tergantung pada faktor-faktor yang disebutkan tadi.

Penyinaran selesai. Semprotlah permukaan bagian luar dan dalamscreen dengan air. Kita bisa menggunakan semprotan yang biasa digunakan untuk mencuci kendaraan ataupun menyirami taman. Tidak terlalu diperlukan alat semprot yang bertekanan tinggi, tetapi tekanan yang cukup saja. Penyemprotan terutamadilakukan pada permukaan bagian luar screen, sedangkan permukaan bagian dalam biasanya akan lebih lunak sehingga cukup dengan sedikit penyemprotan saja.

Sambil melakukan penyemprotan, kita bisa mengamati pola-pola yang terbentuk di atas screen. Lapisan emulsi yang rontok saat disemprot akanmembentuk gambar sesuai dengan gambar filmyang kita gunakan pada proses penyinaran, sementara bagian screen yang lain akan tetap terlapisi dengan emulsi. Area screen yang emulsinya rontok inilah yang nantinya akan tertembus oleh tinta sehingga membentuk gambar sesuai dengan film. Kita bisa sambil mengawasi apakah screen telah terbentuk gambar seperti yang semestinya.

Bagi pemula, atau ketika mengganti merk/jenis emulsi, pembuatan screen seringkali mengalami masalah. Screen bisa jadi sangat sulit untuk ditembus air sekalipun menggunakan semprotan bertekanan, atau sebaliknya bisa jadi terlalu lunak sehingga penyemprotan sedikit saja bisa merontokkan semua lapisan emulsinya. Ini diakibatkan diantaranya oleh waktu penyinaran yang tidak tepat, emulsi yang tidak tepat pencampurannya atau telah mengalamipenurunan kualitas. Cek artikel cara sablon kaos lainnya dibawah ini gan.

Sablon Kaos Part 1

Sablon Kaos Part 2

Sablon Kaos Part 3

Sablon Kaos Part 5

Sablon Kaos Part 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *